← Semua pelajaran

Pelajaran #4: Audit and test my Claude Code setup + Explain this codebase to a designer

2 November 2026

Hari ini ada 2 prompt dari kategori AI Workflows. Keduanya dipakai di dalam coding agent, dan keduanya soal memahami setup dan kode yang sudah ada sebelum mengubah apa pun.

1. Audit and test my Claude Code setup

Apa itu dan kapan dipakai

Ini prompt untuk Claude Code. Pakai saat setup Claude Code kamu sudah menumpuk: banyak skill, command, subagent, dan file aturan, tapi kamu tidak yakin mana yang benar benar membantu dan mana yang cuma menambah bising. Prompt ini menyuruh agent membandingkan setup kamu dengan satu repo praktik terbaik yang terbuka untuk umum, lalu menguji setiap sarannya sebelum diterapkan.

Mengapa bekerja

Prompt ini bekerja karena tugasnya jelas dan berurutan. Pertama ada konteks dari luar, yaitu repo praktik terbaik. Lalu ada konteks dari dalam, yaitu skill, command, subagent, dan aturan di repo kamu sendiri. Setelah itu ada batas yang sehat: saran tidak langsung diterapkan. Setiap saran harus lewat uji. Agent menjalankan satu prompt contoh sebelum perubahan, mencatat hasilnya di file BEFORE, menerapkan perubahan, lalu menjalankan prompt yang persis sama dan mencatat hasilnya di file AFTER. Terakhir ada format output yang bisa direview bersama, yaitu laporan sebelum dan sesudah. Jadi keputusan commit diambil dari bukti, bukan dari kesan.

Teks prompt

Read the README on this repository: https://github.com/ChrisWiles/claude-code-showcase

Explore the code base to learn about best practices and patterns for using Claude Code effectively. Take what you learn and bring it back into the context of our codebase. Look for opportunities to improve our own Claude Code setup (in the ./claude directory). Read our skills, commands, subagents, and rules files to get the full picture before making any suggestions.

When you're ready, create a list of your top recommendations and explain why you think they would be meaningful improvements to our project setup.

For each suggestion, create a testing framework so that you can measure how different prompts would behave or change the outcome given the new rule/setting/skill/etc.

The testing framework will let you run a sample prompt before making changes, take notes about the response/tool use/quality in your own response, and document everything in a BEFORE file.

Then apply the suggested change to the rule/skill/command/setting file and re-run the exact same prompt. Observe the outcome and and save your notes in an AFTER file.

Next, analyze the two documents to figure out if the changes to the Claude Code settings had a meaningful impact. If you aren't sure, run this loop with one more test prompt case (come up with the best possible prompt you can think of that would adequately test the changed setting).

Write a final before/after report that we can review together. When we find high impact changes, we'll implement the suggested change and commit. Don't stop until you've run the testing + evaluation loop on all of the recommendations from your first-phase exploration.

Catatan kecil: teks di atas disalin apa adanya dari katalog, termasuk satu kata yang tertulis ganda di sana. Satu lagi: katalog menulis folder ./claude, padahal konfigurasi Claude Code tinggal di folder .claude. Kalau agent bingung, arahkan ke .claude.

Contoh terisi

Buka Claude Code di folder repo BugarKu, lalu tempel prompt di atas. Misal agent menyarankan satu aturan baru: setiap perubahan tampilan harus dicek di tiga ukuran layar. Untuk menguji saran itu, pakai satu prompt uji yang sama sebelum dan sesudah aturan diterapkan:

Tambahkan kartu latihan baru ke halaman utama BugarKu tanpa mengubah fungsi lain. Tulis file apa saja yang kamu ubah dan kenapa.

Sebelum aturan diterapkan, catat apakah agent menyebut ukuran layar atau tidak. Sesudah aturan diterapkan, jalankan lagi prompt yang persis sama dan bandingkan. Kalau sesudah aturan agent jadi menyebut tiga ukuran layar dan hasilnya lebih rapi, saran itu layak di commit. Kalau tidak ada bedanya, buang sarannya.

Tugas praktik hari ini

Jalankan prompt ini di satu repo saja, misalnya BugarKu atau program postur. Minta dulu daftar 3 rekomendasi teratasnya, lalu uji satu saran dengan satu loop sebelum dan sesudah. Jangan commit apa pun sebelum kamu membaca laporan akhirnya.

2. Explain this codebase to a designer

Apa itu dan kapan dipakai

Ini prompt satu baris untuk coding agent. Pakai saat kamu membuka repo yang belum kamu kenal luar dalam, atau saat kamu perlu menjelaskan repo itu ke orang yang berpikir dari sisi desain, bukan dari sisi kode. Prompt ini meminta penjelasan arsitektur tingkat tinggi dan pustaka UI di dalamnya: di mana pustaka itu dikelola dan bagaimana ia terhubung dengan bagian lain aplikasi.

Mengapa bekerja

Prompt ini bekerja karena audiensnya disebut di awal: seorang desainer produk. Itu mengubah cara agent menjawab. Tanpa arahan itu, agent cenderung menjelaskan fungsi dan logika satu per satu. Dengan arahan itu, agent memilih hal yang relevan buat desain: struktur besar aplikasi, pustaka komponen, token, dan jalur dari komponen ke layar. Tugasnya juga sempit dan jelas: arsitektur dan pustaka UI saja, bukan seluruh isi repo. Konteksnya otomatis dari repo yang sedang dibuka, jadi tidak perlu ditempel manual.

Teks prompt

Tell me about this codebase tailored to a product designer. I'm interested in the high level architecture, and specifically the ui library (if there is one), where and how that library is managed and how it interacts with the rest of the app

Contoh terisi

Buka Cursor atau Claude Code di folder repo PindaiKu, lalu tempel prompt di atas sebagai pesan pertama. Setelah jawabannya keluar, lanjutkan dengan dua pertanyaan ini supaya jawabannya tidak berhenti di gambaran umum:

Tunjukkan di mana komponen tombol utama tinggal, dan sebut semua tempat pemakaiannya.
Buatkan glosarium singkat nama komponen dan token yang kamu temukan, supaya saya bisa memakai kata yang sama dengan engineer.

Dengan begitu kamu dapat peta yang bisa dipakai: struktur aplikasi, letak pustaka UI, dan kosakata yang sama untuk diskusi desain berikutnya.

Tugas praktik hari ini

Jalankan prompt ini di satu repo, misalnya PindaiKu atau BugarKu. Minta glosarium komponen dan tokennya, lalu simpan jawaban itu sebagai catatan. Lain kali saat kamu minta perubahan tampilan, pakai nama komponen dari glosarium itu supaya agent langsung paham maksudmu.