Pelajaran #6: User Journey Mapping + Mixed-Source Research Synthesis
4 November 2026
Selamat pagi. Hari ini kita lanjut workflow Turn ideas into build plans, bagian 2 dari 6. Kemarin kita sudah merumuskan masalah dan menulis siaran pers. Hari ini dua prompt berikutnya: User Journey Mapping dan Mixed-Source Research Synthesis. Halaman workflow lengkapnya ada di katalog workflow ini.
1. User Journey Mapping
Apa itu dan kapan dipakai
Ini prompt untuk memetakan perjalanan pengguna dari awal sampai selesai memakai satu fitur. Pakai setelah pernyataan masalah dan siaran pers selesai, saat kamu perlu melihat di tahap mana pengguna tersangkut. Cocok dipakai sebelum memperbaiki alur di BugarKu atau sebelum menambah fitur ke aplikasi Kumbang.
Mengapa bekerja
Prompt ini memecah satu perjalanan besar menjadi tahap tahap kecil. Tiap tahap wajib diisi aksi pengguna, titik sentuh, pikiran dan perasaan, pain point, peluang, dan metrik. Karena format outputnya sudah ditetapkan sejak awal, AI tidak bisa berhenti di gambaran umum saja. Perhatian: prompt ini meminta peta visual dan kurva emosi. Kalau datanya kosong, AI akan mengarang perasaan pengguna yang terdengar meyakinkan tapi generik. Tempel data nyata dulu, misalnya keluhan uji coba atau angka drop off, supaya petanya jujur.
Teks prompt
Create a comprehensive user journey map for [user persona] completing [goal/task].
Include:
1. Journey Overview
- User persona details
- Journey goal
- Timeline/scope
- Key stages
2. Stage-by-Stage Breakdown
For each stage:
- Stage name and description
- User actions
- Touchpoints (channels, devices, interfaces)
- User thoughts and feelings
- Pain points
- Opportunities
- Metrics/KPIs
3. Emotional Journey
- Emotional highs and lows
- Frustration points
- Delight moments
- Emotional curve visualization
4. Touchpoint Analysis
- All touchpoints mapped
- Channel effectiveness
- Integration opportunities
- Gaps in experience
5. Pain Points and Opportunities
- Critical pain points
- Quick wins
- Long-term improvements
- Prioritized recommendations
6. Metrics and Success Criteria
- Journey metrics
- Success indicators
- Measurement approach
Format as a visual journey map with detailed annotations.
Teks lengkapnya juga ada di halaman katalog prompt ini.
Contoh terisi
Kasus Aulia: pengguna rumahan menyelesaikan satu set latihan di BugarKu lewat kamera HP. Personanya: pengguna baru yang berlatih sendiri di rumah tanpa pelatih. Tujuannya: menyelesaikan satu set latihan dari awal sampai akhir tanpa berhenti karena bingung. Tahapnya lima. Buka aplikasi dan pilih latihan. Siapkan kamera dan posisi tubuh. Ikuti panduan gerak di layar. Selesaikan satu set. Lihat hasil dan lanjut ke set berikutnya. Pain point paling terasa ada di tahap kedua: pengguna tidak tahu apakah tubuhnya sudah masuk frame kamera. Peluang quick winnya: tampilkan panduan posisi tubuh di layar sebelum latihan dimulai, lengkap dengan tanda tubuh sudah terdeteksi atau belum. Metriknya: persentase pengguna yang menyelesaikan satu set penuh.
Tugas praktik hari ini
Petakan perjalanan satu pengguna BugarKu menyelesaikan satu set latihan, dalam lima tahap seperti contoh di atas. Untuk tiap tahap, tulis satu aksi pengguna dan satu pain point. Tandai tahap mana yang paling berisiko membuat pengguna berhenti.
2. Mixed-Source Research Synthesis
Apa itu dan kapan dipakai
Ini prompt untuk menggabungkan beberapa sumber riset yang sudah diringkas atau sudah dikode menjadi satu laporan. Pakai saat kamu punya lebih dari satu jenis data, misalnya catatan wawancara plus hasil survei plus angka pemakaian. Prompt ini bukan untuk satu transkrip mentah. Untuk satu transkrip, pakai session debrief. Untuk catatan mentah yang belum dikelompokkan, pakai affinity mapping dulu.
Mengapa bekerja
Prompt ini bekerja karena ada tiga hal yang jelas. Pertama, konteks ditulis dulu sebelum data ditempel, jadi AI tahu produk apa dan siapa penggunanya. Kedua, datanya sudah diringkas, jadi AI menggabungkan temuan, bukan menebak dari teks mentah yang panjang. Ketiga, format outputnya memaksa urutan yang rapi: temuan kunci, pain point berperingkat, kebutuhan pengguna, peluang, lalu rekomendasi yang diprioritaskan. Batasannya juga tegas: prompt ini melarang pemakaian yang salah sejak baris pertama, jadi kamu dipaksa memilih alat yang tepat sebelum mulai.
Teks prompt
Use this only when combining mixed sources (interviews + survey + analytics) that are already summarized or coded. If this is one transcript, stop and run a session debrief instead. If this is raw interview notes to theme, use affinity mapping first.
Synthesize the following mixed research data into one report:
[Paste research data: interviews, surveys, usability tests, analytics]
Provide:
1. Key Findings Summary
- Top 3-5 most important insights
- Patterns and themes across data sources
- Surprising or unexpected discoveries
2. User Pain Points
- Most critical pain points ranked by severity
- Frequency and impact of each pain point
- Quotes or evidence supporting each point
3. User Needs and Goals
- Primary user goals
- Unmet needs
- Motivations and behaviors
4. Opportunities
- Design opportunities based on findings
- Quick wins vs. long-term improvements
- Potential impact of addressing each opportunity
5. Recommendations
- Specific design recommendations
- Prioritized action items
- Success metrics for each recommendation
Format as a structured report ready for stakeholder presentation.
Teks lengkapnya juga ada di halaman katalog prompt ini.
Contoh terisi
Kasus Aulia: menggabungkan tiga sumber tentang BugarKu. Sumber pertama: catatan uji coba dari tiga teman yang mencoba panduan gerak di HP. Sumber kedua: lima jawaban survei singkat tentang bagian mana yang paling membingungkan. Sumber ketiga: angka pemakaian, yaitu berapa pengguna yang menyelesaikan satu set penuh dan di tahap mana mereka berhenti. Konteks yang ditempel dulu: BugarKu adalah aplikasi latihan rumahan lewat kamera HP untuk pengguna umum. Temuan yang muncul: masalah posisi kamera disebut di ketiga sumber, jadi itu pain point peringkat pertama. Buktinya dikutip apa adanya dari catatan uji coba, bukan diringkas sampai hilang. Rekomendasinya satu quick win: panduan posisi tubuh sebelum latihan dimulai. Metrik suksesnya: persentase pengguna yang menyelesaikan satu set penuh naik dari angka sekarang.
Tugas praktik hari ini
Kumpulkan tiga sumber kecil tentang satu aplikasi atau satu fitur, misalnya dua catatan uji coba dan satu angka pemakaian. Tempel ketiganya ke prompt ini. Dari laporan yang keluar, ambil satu temuan terkuat dan satu quick win, lalu tulis tindak lanjutnya dalam satu kalimat.
Besok kita lanjut ke prompt kelima dan keenam workflow ini.